Sejarah

1.    Proses awal berdirinya sekolah

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia agar dapat menyesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Cabang Kebumen memandang perlu untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan dengan mendirikan Sekolah Teknik Mesin (STM)

STM Ma’arif 4 Kebumen didirikan di desa Mangunranan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen dengan Surat Izin Operasional No. 632/1010/I/96 dari Kanwil Kepartemen Pendidikan dan Kebudayaan pada Tahun Ajaran 1996/1997 dengan jurusan Teknik Mesin dan menempati ruangan MTs Ma’arif Mangunranan. Kemudian pada Catur Wulan Kedua ada informasi dari Kakandepag Kabupaten Bapak Drs. Mukhtar Hadi yang menyatakan bahwa MTs hanya dapat digunakan oleh sekolah lain yang bernaung di bawah Depag, sedangkan STM Ma’arif 4 Kebumen di bawah naungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga STM Ma’arif 4 Kebumen pindah ke Kantor NU Mangunranan Mirit dengan jumlah 20 Peserta Didik.

Pada bulan Maret 1997 dibentuklah panitia pembangunan gedung STM Ma’arif 4 Kebumen di Mangunranan yang terdiri dari personalia Mirit dan Kebumen dengan dana kurang lebih 1 ons (Rp. 700.000) yang didirikan di atas tanah wakaf milik Bapak KH. Amir Syarifudin sebanyak 4 kelas.

2.    Perkembangan STM Ma’arif 4 Kebumen

Memasuki tahun ke-2 STM Ma’arif 4 di Mangunranan membuka dua tempat pendaftaran, yaitu di Mangunranan dan Kebumen. Pendaftaran di Kebumen lebih diminiati oleh peserta didik dibandingkan di Mangunranan. Ternyata peserta didik yang mendaftar di Kebumen tidak mau sekolah di STM Ma’arif 4 bila tempatnya di Mangunranan, karena tempatnya jauh, sehingga ada pemikiran STM Ma’arif 4 di Mangunranan dipindah ke Kebumen. Tetapi ada perbedaan pendapat antara pihak yang menginginkan pindah ke Kebumen dan ada yang mempertahankan sekolah tetap di Mangunranan.

Adapun alasan sekolah harus dipindahkan ke Kebumen adalah:

1.    Transportasi ke sekolah sulit, karena mayoritas peserta didik bukan dari Mirit

2.    Lingkungan di Mirit yang keras kurang mendukung untuk perkembangan sekolah

Sedangkan alasan sekolah harus tetap di Mirit adalah:

1.    Sekolah didirikan dengan tujuan untuk menampung peserta didik lulusan SLTP di Mirit

2.    Guru yang mengajar mayoritas dari Mirit (90%)

Solusi yang ditempuh adalah dengan jajak pendapat antara peserta didik, guru dan karyawan. Ternyata hasil jajak pendapat 98% menginginkan untuk di Kebumen. Pada Tahun Pelajaran 1997/1998 sekolah dipindah ke Kebumen menempati gedung NU dan diberi nama STM Ma’arif 4 Kebumen. Pada Tahun 1998 STM Ma’arif 4 Kebumen gedung sebelah selatan Toko Keramik di Jalan. Kusuma No.76 Kebumen. Pada tahun 1999 STM Ma’arif 4 Kebumen menempati gedung baru di Jalan Aroengbinang No. 25 Kebumen sampai sekarang. Dengan diberlakukannya Kurikulum Edisi 1999 (Kurikulum 2004 yang disempurnakan), maka STM Ma’arif 4 Kebumen berubah menjadi SMK Ma’arif 4 Kebumen.

Berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah Nomor: 817/BAN-SM/SK/2019 tertanggal 1 Oktober 2019 SMK Ma’arif 4 Kebumen terakreditasi A (Unggul) dengan nilai 95. Adapun rincian nilai akreditasi tiap kompetensi keahlian yang ada di SMK Ma’arif 4 Kebumen sebagai berikut:

Kompetensi Keahlian

Terakreditasi

1.    Teknik Audio Video

2.    Teknik Mekanik Industri

3.    Teknik Kendaraan Ringan Otomotif

4.    Perbankan Syariah


A (Unggul) 

A (Unggul) 

A (Unggul) 

B (Baik) 

 

Berikut daftar Kepala Sekolah sejak berdiri hingga sekarang: 

1.   Drs. H. Muhammad Soleh, M. Pd.I (1996-2013)

2.   Solikhudin, S. Pd, M. Pd (2014 - 2021)

Sebagai wujud peningkatan mutu dan pelayanan mulai tahun 2012 sekolah menerapkan dan bersertifikasi SMM ISO 9001:2008 dan pada tahun 2019 telah upgrade SMM ISO 9001:2015. Perkembangan sekolah yang meliputi: Manajemen, Sarana Prasarana dan Sumber daya manusia sangat pesat seiring dengan kemajuan jaman dan tuntutan teknologi, sehingga mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan pendidik karyawan agar selalu responsif.



Visi

Teguh Dalam Imtaq, Unggul Dalam Prestasi, dan Berakhlak Mulia



Misi

1.    Menumbuhkembangkan pengamalan nilai-nilai agama Islam

2.    Melaksanakan bimbingan dengan mengedepankan uswatun khasanah

3.    Memotivasi secara intensif dalam mewujudkan keunggulan.

4.    Menerapkan dan menguatkan keterlibatan stakeholder dalam manajemen sekolah

5.    Melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien .

6.    Mendorong dan membantu peserta didik untuk mengerti terhadap potensi yang dimilikinya

7.    Melestarikan budaya baik dan inovatif terhadap budaya baru yang lebih baik

8.    Menumbuhkembangkan sikap akhlakul karimah